Unilak

UUnilak Jalin Kerja Sama Dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Penulis: Administrator • 2025-08-16 19:32:14 • 227 kali dibaca
Mode Kilat (AMP)
UUnilak Jalin Kerja Sama Dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Unilak Riau - Unilak Jalin Kerja Sama Dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ga

Unilak Riau – Universitas Lancang Kuning Riau bersama dengan 8 perguruan tinggi melakukan penandatanganan kerja sama dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Indonesia, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Jumat, 15 Agustus 2025 di kampus UNRI.

Pelaksanaan penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor Unilak Prof Dr Junaidi SS M Hum dengan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Hafizd Muksin. M.Si yang disaksikan pimpinan perguruan tinggi, turut hadir Rektor UNRI Prof Dr Sri Indarti, Kepala Kerja Sama Unilak Dr Nurfaisal, dan Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau Dr Umi Kalsum.

Hafizd Muksin. M.Si dalam sambutannya mengajak agar para generasi muda kita bisa menggunakan Bahasa Indonesia. Dalam perjanjian kerja sama ini dengan 9 universitas dan Politeknik ini untuk peningkatan kompetensi kebahasaan dan kesastraan uji kemahiran berbahasa Indonesia, magang.

“ Kita telah menjalin lebih dari 50 lembaga baik pemerintah dan swasta di Indonesia, dengan bentuk kerja sama memberikan dukungan, pengembangan, pembinaan dan pelindungan bahasa dan sastra baik bahasa Indonesia maupun daerah. Saat ini juga menjalin kerjasama dengan pemerintah Kab Siak, Dumai dan Dinas Tenaga Kerja provinsi Riau, “ujar Mukhin.

 
Sementara itu Rektor Unilak Prof Dr Junaidi SS MHum, siap mendukung dan membantu Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Kami sambut baik terlaksana MoU ini, generasi muda harus semakin mahir dalam berbahasa Indonesia.

Kerja sama memberikan banyak manfaat, terutama dalam peningkatan kualitas pendidikan bahasa, penguatan bahasa Indonesia, dan pengembangan sumber daya manusia.