Enam Mahasiswa Internasional Tampil di Acara Wisuda Unilak, Nyanyikan Lagu Lancang Kuning
Unilak Riau - Pekanbaru
- Pelaksanaan wisuda Sarjana LXXIII dan Magister XXIII Universitas
Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru yang dilaksanakan di Hotel Labersa
Convention, pada Rabu-Kamis (28-29/10/2026) sarat dengan nuansa budaya Melayu.
Salahsatu momen menarik dalam acara wisuda tersebut adalah ketika enam orang
mahasiswa internasional dari berbagai negara asing menyanyikan lagu Lancang
Kuning di hadapan wisudawan-wisudawati dan orang tuanya.
Dari pantauan di lokasi, mereka terlihat lumayan fasih menyanyikan lagu daerah
Provinsi Riau yang diciptakan Sulaiman Sjafe'i itu. Tak hanya itu, mereka
terlihat serasi ketika mengenakan pakaian Melayu Riau.
Dikatakan Rektor Unilak Prof Junaidi, keenam mahasiswa asing tersebut ialah
Nida Shabir Abbasi dari Pakistan yang saat ini menimba ilmu di Prodi Teknik
Informatika. Lalu ada Nagujja Rukaya Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dari
Uganda, Rasoanirina Abeline Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dari Madagaskar,
Suzan Thomas Makawi Ngor Prodi Agroteknologi dari Sudan Selatan, Mian Wasif Ali
Prodi Manajemen dari Pakistan, serta Ahmad Bilyaminu dari Nigeria.
Di hadapan wisudawan-wisudawati, Ahmad yang kini kuliah di Fakultas Ilmu
Komputer mengatakan para alumni Unilak yang hari ini diwisuda merupakan
calon-calon pemimpin masa depan.
"Ketika saya memandang saudara-saudara sekalian, saya melihat calon
gubernur, presiden dan pengusaha sukses masa depan," ujarnya.
Ia mengatakan, hari ini menjadi babak baru bagi wisudawan-wisudawati, yang
telah dilantikan sejak lama.
Untuk diketahui sebanyak 1.701 lulusan Universitas Lancang Kuning (Unilak)
diwisuda dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana LXXIII dan Magister XXIII
yang digelar di Hotel Labersa, Rabu-Kamis (28-29/10/2026).
Pelaksanaan wisuda ini menjadi yang terbanyak dalam Sejarah pelaksanaan Unilak
yang diikuti dari 9 Fakultas, dan 1 Sekolah Pascasarjana.
Rektor Unilak Prof Dr Junaidi SS MHum PhD mengatakan hingga hari ini jumlah
alumni Unilak sudah mencapai 40.282 orang, yang terdiri dari 36.889 sarjana dan
3.393 magister.
Sedangkan jumlah mahasiswa baru yang sudah mendaftar ke Unilak tahun ini
mencapai 3.435 orang, dan diperkirakan jumlahnya mencapai 3.500 orang.
"Ini merupakan wujud dari kepercayaan publik kepada Unilak ditandai
dengan meningkatnya jumlah mahasiswa baru. Ini membuktikan kalau publik
mempercayai Unilak sebagai tempat belajar," kata Rektor Unilak Prof
Junaidi.
Pada kesempatan yang sama Rektor juga menyampaikan bahwa Unilak berkomitmen
menjadi kampus inklusi atau friendly campus yang ramah disabilitas. "Pada
wisuda Sarjana LXXIII dan Magister XXIII kali ini ada terdapat 7 penyandang
disabilitas yang diwisuda. Ini komitmen Unilak memberikan kesempatan yang sama
kepada semua orang untuk mendapatkan pendidikan," katanya lagi.
Kepada wisudawan dan wisudawati Rektor berpesan, janganlah pernah berhenti
belajar karena dunia berubah sangat cepat, dan teknologi dan kecerdasan buatan
telah mengubah cara manusia bekerja. Untuk itu mahasiswa diminta cepat
beradaptasi dan mengembangkan kemampuan sesuai perkembangan zaman.
Ia juga berpesan untuk menjunjung tinggi integritas, jadilah pribadi yang
jujur, disiplin, amanah dan bertanggung jawab, sehingga ketika menjabat dan
mengembangkan karir nilai-nilai tersebut bisa menjadi bekal.
"Teruslah berkarya dan capailah karir. kami mendoakan semoga karir kalian semua meningkat. Tantangan anda cukup besar di tengah persaingan yang ketat," ujarnya.
"Jangan takut gagal, jangan takut memulai dari bawah. Bekerja keraslah,
bekerja cerdaslah, gunakan kompetensi untuk meraih cita-cita. Saudara boleh
lahir dari keluarga sederhana tapi jangan biarkan saudara menjadi sederhana.
Saudara boleh memiliki keterbatasan tapi jangan pernah membatasi impian dan
perjuangan anda. Jangan menunggu kesempatan datang tapi ciptakanlah kesempatan.
Jangan hanya mencari pekerjaan, tapi ciptakanlah lapangan pekerjaan. Jangan
hanya menjadi penonton perubahan tapi jadilah pelaku perubahan," pesan
Rektor Unilak Prof Junaidi lagi.