Sekjen Kementerian Kehutanan Kunjungi Stand Unilak di Hutan.ID Fest 2026
Unilak Riau - Pekanbaru – Stand
Universitas Lancang Kuning (Unilak) menjadi salah satu pusat perhatian di ajang
Hutan.ID Fest 2026 yang digelar Kementerian Kehutanan RI. Sekretaris Jenderal
(Sekjen) Kementerian Kehutanan RI Dr Mahfudz menyempatkan diri mengunjungi
stand Unilak di tengah ribuan pengunjung yang memadati Mal Ciputra Pekanbaru
pada malam hari.
Ia berbincang langsung dengan Kabag Marketing dan branding Afrizona Niken T.
M.Pd dan staf Unilak.
"Pak Sekjen ternyata sudah tiga kali berkunjung ke kampus Unilak, kami
merasa senang beliau melihat dan hadir langsung di stand Unilak," ujar
Afrizona.
Dalam kunjungannya, Sekjen berdiskusi langsung dengan tim media dan marketing
Unilak tentang profil kampus, keunggulan Fakultas Kehutanan, serta potensi
riset yang dimiliki Unilak. Diskusi berlangsung hangat di sela ramainya
pengunjung festival.
Pada festival bergengsi ini,
Unilak memamerkan berbagai informasi unggulan, mulai dari Fakultas Kehutanan
dan Sains, pengelolaan hutan lindung, ekosistem rawa gambut di kawasan kampus
Unilak, hingga potensi riset kehutanan lainnya. Menariknya, pengunjung juga
bisa melakukan pendaftaran mahasiswa baru (PMB) Unilak langsung di lokasi Hutan.ID Fest.
Saat pembukaan, Unilak dihadiri
langsung oleh Dekan Fakultas Kehutanan dan Sains Assoc. Prof. Dr. Dodi Sukma
dan Kabag Marketing dan Branding Unilak Arizona Niken, M.Pd. Selama
penyelenggaraan, Unilak juga menghadirkan alumni inspiratif, YouTuber alam liar
Amar PD yang telah memiliki lebih dari 1 juta followers di berbagai platform
media sosial.
Kegiatan ini mengusung tema “Bangga Hutan Indonesia” dan diselenggarakan oleh Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kehutanan. Berbagai inovasi dari BUMN, Balai Taman Nasional, hingga perusahaan industri kehutanan ikut ambil bagian. Unilak tercatat menjadi satu dari dua kampus di Riau yang dipercaya ikut serta dalam agenda nasional tersebut.
Festival ini diisi dengan ruang edukasi dan interaksi publik melalui pameran, talkshow, diskusi, hingga pagelaran budaya tradisional. Sebanyak 28 peserta dari berbagai unsur turut ambil bagian, mulai dari instansi pemerintah, BUMN, komunitas pecinta alam, budayawan, hingga pelaku usaha kehutanan.
Kehadiran lintas sektor ini
menjadi wujud kolaborasi nyata untuk menjaga kelestarian hutan Indonesia. Kepala
Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kehutanan, Ristianto Pribadi,
mengatakan Hutan.ID Fest 2026 diselenggarakan untuk menjembatani kesenjangan
informasi mengenai pembangunan dan pengelolaan kehutanan, sekaligus memastikan
edukasi lingkungan dapat menjangkau masyarakat hingga ke pelosok.
“Hutan.ID Fest 2026
diselenggarakan untuk menjembatani gap informasi yang saat ini terasa, serta
bertujuan agar semua informasi mengenai pembangunan hutan dan kehutanan
tersebar sampai tingkat tapak, dan dapat mengedukasi masyarakat secara merata
sampai pelosok,” ungkap Ristianto.
Menurutnya, festival ini tidak hanya menjadi ajang penyebarluasan informasi, tetapi juga sarana edukasi yang memberikan manfaat langsung, terutama bagi generasi muda untuk menumbuhkan rasa cinta, kepedulian, dan kebanggaan terhadap kekayaan hutan Indonesia.