PEKANBARU โ Balai Bahasa
Universitas Lancang Kuning (Unilak) menegaskan komitmennya dalam mendukung
internasionalisasi bahasa Indonesia melalui partisipasi aktif pada ajang Kumpul
Komunitas BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) Se-Provinsi Riau 2026.
Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Zaini Kunin, FKIP Universitas Islam Riau
(UIR), pada Kamis (20/8/2026).
Mengusung tema โMenguatkan Peran Bahasa Indonesia di
Panggung Globalโ, agenda ini menjadi wadah silaturahmi, unjuk kebolehan,
sekaligus sarana kolaborasi antarpenyelenggara dan mahasiswa BIPA dari berbagai
perguruan tinggi di Riau.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Balai Bahasa
Provinsi Riau, Dr. Umi Kulsum, S.S., M.Hum., serta Ketua Afiliasi
Pengajar dan Pegiat BIPA (APPBIPA) Riau, Dr. Dahnilsyah, M.A. Kehadiran
para tokoh ini memperkuat sinergi antarlembaga dalam mendorong program
pengajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing di wilayah Riau.
Kepala Balai Bahasa Unilak, Dr. M. Fadhly Farhy Abbas,
M.Pd., hadir langsung mendampingi para pemelajar BIPA bersama salah satu
pengajar BIPA dari Universitas Lancang Kuning, Tatum Derin, S.Pd., M.Phil.
Dr. Fadhly menyampaikan bahwa ajang ini menjadi momentum penting untuk
memperluas jejaring serta memperkokoh posisi bahasa Indonesia sebagai bahasa
pergaulan internasional.
โKehadiran para mahasiswa asing dalam kegiatan ini
membuktikan bahwa minat masyarakat dunia untuk mempelajari bahasa dan budaya
Indonesia terus meningkat. Balai Bahasa Unilak berkomitmen untuk terus
memfasilitasi dan mengembangkan program BIPA agar bahasa Indonesia semakin
bergema di tingkat global,โ ujar Dr. Fadhly di sela-sela kegiatan.
Acara Kumpul Komunitas BIPA 2026 diisi dengan berbagai
penampilan seni dan perlombaan budaya yang dibawakan oleh para pemelajar asing.
Beberapa kegiatan unggulan yang digelar antara lain parade budaya, penampilan
pantun, puisi, pidato, bercerita, hingga bernyanyi dalam bahasa Indonesia.
Penampilan para peserta dinilai langsung oleh tim juri kompeten, salah satunya Dr.
Evizariza, M.Hum.
Kehadiran mahasiswa asing dari berbagai negara yang
mengenakan pakaian khas daerah dan memamerkan kemahiran berbahasa Indonesia
menambah keseruan agenda tahunan ini. Sesi foto bersama para peserta, dewan
juri, dan pendamping dari Balai Bahasa Unilak turut menutup rangkaian kegiatan
dengan penuh kehangatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antarlembaga BIPA se-Provinsi Riau dapat terus terjalin erat demi mendukung visi penguatan bahasa Indonesia di kancah internasional.