Dosen

Bangga! Dua Dosen Unilak Bawa Sastra Melayu Riau Tembus Jepang Lewat Hibah Dana Indonesiaraya 2026

Penulis: Admin Humas Unilak โ€ข 2026-08-19 03:19:11 โ€ข 249 kali dibaca
Mode Kilat (AMP)
Bangga! Dua Dosen Unilak Bawa Sastra Melayu Riau Tembus Jepang Lewat Hibah Dana Indonesiaraya 2026
  • Unilak Riau โ€” Nama Universitas Lancang Kuning (UNILAK) kembali harum di kancah internasional. Dua dosen Fakultas Ilmu Budaya UNILAK, *Jefrizal, dan M. Mukrizal, S.S.I., M.M. berhasil meraih Hibah Dana Indonesiaraya 2026. Lewat hibah ini, keduanya dipercaya menjadi ujung tombak membawa khazanah Sastra Melayu Riau ke Negeri Sakura, Jepang.
  • โ€Ž
  • โ€Žโ€ŽKeberhasilan ini bukan kebetulan. Program diplomasi budaya bertajuk โ€œSiar Sastra Melayu di Negeri Matahari Terbitโ€ akan membawa tim delegasi Riau ke The University of Shiga Prefecture pada 14โ€“18 Oktober 2026. Di sana, UNILAK akan tampil bersama akademisi, seniman, dan komunitas Melayu untuk memperkenalkan kekayaan budaya Riau langsung ke masyarakat internasional.
  • โ€Ž
  • โ€Žโ€œKami tidak sekadar tampil. Ini misi besar untuk menunjukkan bahwa sastra Melayu hidup dan relevan,โ€ ujar Jefrizal. Dosen Prodi Sastra Indonesia FIB UNILAK ini menegaskan, timnya akan memperkenalkan berbagai tradisi lisan Riau yang sudah mendunia. Mulai dari Syair Surat Kapal dari Indragiri Hulu, Dodoi Siak, mantra, hingga Pantun Melayu yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda.
  • โ€Ž
  • โ€ŽTak hanya seminar akademik, delegasi UNILAK juga akan menggelar lokakarya sastra dan pertunjukan seni kolaboratif bersama biduan Melayu, Siska Armiza yang juga sebagai alumni Pascasarjana Unilak. Tujuannya satu: membuat audiens Jepang merasakan langsung musikalitas, filosofi, dan estetika sastra Melayu.
  • โ€Ž
  • โ€ŽSementara itu, M. Mukrizal menambahkan bahwa keikutsertaan FIB UNILAK adalah langkah strategis. โ€œ Alhamdulillah rasanya senang dan bangga. Berkat dukungan pimpinan Unilak, Fakultas dan teman teman.".
  • โ€Ž
  • โ€Žโ€ŽKolaborasi ini juga melibatkan Dinas Kebudayaan Provinsi Riau dan IAIN Datuk Laksemana Bengkalis. Dari Lancang Kujimg kini budaya Melayu Riau bersiap menggema di Jepang. Harapannya, program ini tidak berhenti di pertunjukan, tapi menjadi jembatan panjang antara akademisi dan budaya Indonesia-Jepang.

  • โ€ŽSebagai informasi Mukhrizal merupakan dosen muda Unilak kelahiran pulau Rupat yang masih berusia 27 tahun namun telah mampu tampil di panggung budaya tingkat Provinsi, Regional dan Nasional. Bakat dan kecintaan tentang budaya khusus gambus terus terasah dan berkembang sejak di bangku kuliah di Fakultas Ilmu Budaya Unilak. Sementara Jefrizal malang melintang di panggung kebudayaan tingkat nasional dan kawasan ASEAN, serta pernah memenangkan lomba puisi di kawasan ASEAN. Dan telah melahirkan sejumlah  album lagu bersama Sagu Band.