Yudisium Sarjana LXVIII Fakultas Pertanian Unilak: Langkah Awal Memulai Kehidupan Baru
Unilak Riau – Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Lancang Kuning (Unilak) menggelar Yudisium Sarjana LXVIII Fakultas Pertanian dengan penuh kebahagiaan dan kebanggaan, kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Mutiara Merdeka, Senin (14/10/2024).
Acara ini menjadi momen penting bagi mahasiswa-mahasiswi yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan mereka, sekaligus sebagai awal perjalanan baru di dunia profesional.
Dalam sambutannya, Rektor Unilak, Prof Dr Junaidi SS M Hum PhD mengucapkan selamat kepada para lulusan yang telah melewati perjuangan panjang selama masa studi.
“Hari ini adalah momen yang sangat bahagia. Selamat kepada Anda yang telah yudisium. Perjuangan panjang Anda telah terbayar, dan saya ucapkan selamat kepada orang tua yang telah berperan penting dalam kesuksesan ini,” ujar Prof. Junaidi.
Rektor juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam kesuksesan pendidikan anak-anak mereka. Ia juga mengigatkan agar para wisudawan dan wisudawati yang telah lulus untuk mengajak kedua orang tua dalam wisuda mereka.
"Alhamdulillah, kita bersyukur bahwa Anda telah lulus. Jangan lupa, pada wisuda nanti, tolong ajak orang tua Anda. Kami telah menyiapkan undangannya, dan orang tua harus diutamakan, karena mereka yang telah bersusah payah menguliahkan Anda hingga hari ini,” pesan Prof Junaidi.
Selain itu, Prof Junaidi juga mengajak para lulusan untuk mengenali kelebihan dan potensi diri. Ia menekankan pentingnya kemampuan untuk branding diri dan percaya pada keterampilan yang dimiliki sebagai bekal dalam menghadapi dunia profesional yang kompetitif.
Dekan Fakultas Pertanian Unilak Dr Amalia SP MM turut memberikan pesan inspiratif bagi para lulusan.
“Perjuangan kalian tidak mudah, ada banyak tantangan baik akademik, non-akademik, maupun pribadi. Namun, dengan semangat, kerja keras, dan tekad yang kuat, rintangan tersebut berhasil kalian atasi,” ucapnya.
Dr. Amalia juga mengingatkan bahwa yudisium ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari kehidupan baru.
“Saya tekankan, jangan takut untuk bermimpi besar dan jangan ragu untuk memulai dari langkah kecil. Memulai dari bawah tidak masalah, asalkan memiliki visi yang jelas dan komitmen untuk terus maju. Percaya pada kemampuan diri sendiri, dan jangan pernah menyerah meskipun tantangan terasa berat.”
Yudisium Fakultas Pertanian ini menjadi simbol kebanggaan atas pencapaian akademik dan pengingat untuk terus berjuang dalam menghadapi tantangan hidup. Para lulusan diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu yang telah mereka peroleh untuk memberikan manfaat bagi diri sendiri, masyarakat, bangsa, dan negara.
Yudisium tersebut diikuti oleh 55 lulusan, dimana Lamtiur Hasibuan berhasil menjadi pemuncak Prodi Agroteknologi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,90 dan Mastina Juliani Br Sirait dari Prodi Agribisnis dengan IPK 3,68.