Wujudkan Kampus Multikultural melalui Seni, Wisuda Unilak Menjadi Pentas Keberagaman
Unilak Riau - Universitas Lancang Kuning (Unilak) menggelar wisuda sarjana ke-69 dan magister ke-19 yang berlangsung meriah, Rabu - Kamis (16-17/10/2024.
Acara wisuda kali ini bukan hanya sekadar perayaan kelulusan, tetapi juga menjadi ajang pentas keberagaman budaya, yang memamerkan kekayaan seni dan tradisi dari berbagai etnis di Indonesia.
Dalam rangka mewujudkan kampus multikultural, Unilak menghadirkan beragam kesenian yang memukau dan menghibur para wisudawan beserta keluarga.
Di antara penampilan tersebut, ada tari kreasi Jawa, tari Tortor, pencak silat, tari piring, randai Kuansing, serta ritual adat tepuk tepung tawar. Masing-masing pertunjukan mewakili identitas dan warisan budaya yang beragam dari seluruh nusantara.
Yang menarik, dalam penampilan tari Tortor dan randai Kuansing, para wisudawan bersama orang tua atau wali mereka diajak untuk turut menari bersama di atas panggung.
Momen tersebut menciptakan suasana kebersamaan yang penuh keceriaan, sekaligus memperlihatkan betapa indahnya keberagaman budaya Indonesia.
"Dengan menampilkan berbagai seni dari etnis yang berbeda, kami ingin menunjukkan bahwa kampus ini adalah rumah bagi semua, tempat di mana keberagaman dihargai dan dirayakan. Seni adalah salah satu cara terbaik untuk menyatukan kita semua," kata Rektor Unilak Prof Dr Junaidi SS M Hum PhD
Acara wisuda yang dipenuhi dengan nuansa seni dan budaya ini menjadi bukti nyata dari komitmen Unilak untuk terus mendukung lingkungan kampus yang inklusif dan multikultural, di mana perbedaan budaya dijunjung tinggi dan dipersatukan melalui kekuatan seni.
"Wisuda kali ini tak hanya menjadi tonggak bagi para lulusan Unilak, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya persatuan di tengah keragaman," pungkasnya.