Tingkatkan Kualitas Pendidikan Mahasiswa Gen Z, Unilak Riau Adakan Workshop OBE
Unilak Riau-Kemajuan Teknologi saat ini telah memasuki berbagai lini kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan perguruan tinggi. Perguruan tinggi yang saat ini menjadi tempat pendidikan mahasiswa yang didominasi oleh generasi Z tentu dituntut untuk terus melakukan pengembangan dan inovasi yang sesuai dengan kemajuan zaman dan diminati masyarakat.
Untuk mendukung dan meningkatkan kualitas pendidikan bagi mahasiswa, Unilak Riau mengadakan workshop pendampingan penyusunan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBS) yang berlangsung selama dua hari 18-19 Juli 2024, dengan mengundang dan narasumber Guru Besar UMM Prof Dr Mohammad Syaifuddin MM, Dr. Yogi Yunefri, M.Kom (Dekan Fasilkom UNILAK) Prof. Dr. Junaidi, S.S., M.Hum., Ph.D (Rektor UNILAK) Dr. Adi Rahmat, S.E., M.M. (Rektor ITB Master) Pekanbaru Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor I Unilak Bidang Akademik Dr Zamzami M Kom, turut hadir Wakil Rektor II Institut Bisnis dan Master Riau, dekan, wakil dekan, Kaprodi se Unilak.
Kurikulum berbasis OBE adalah suatu pendekatan kurikulum yang memfokuskan pada pencapaian hasil pembelajaran dan pengembangan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, dunia Industri dan masyarakat. OBE merupakan metode pendekatan dalam pembelajaran yang memfokuskan pada pencapaian hasil belajar oleh mahasiswa.
Selain panduan penyusuan kurikulum OBE, juga dilakukan workshop pengembangan RPS daring dan implementasi metode pemberlajaran team based Project dan/case based leraning. Pelaksanaan kegiatan seiring dengan keberhasilan Unilak meraih pendanaan hibad Dikti.
Dr Zamzami M Kom dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dukungan Prof Moh Syaifuddin yang telah hadir di Unilak untuk membantu penyusunan kurikulum OBE. Kami di Unilak sudah berdiskusi mencoba membuat kurikulum OBE dan alhamdulillah telah kita terapkan di tahun ini. Kaprodi melaporkan sudah ada beberapa Prodi yang sudah mengumpulkan kurikulum OBE nya.
"Sebagian dari kita sudah sering mendengar EBE nya cuman mungkin pemahaman kita yang belum sama. Kita nanti lebih akan banyak diskusinya melalui workshop ini kita gali untuk kemajuan dari Prodi kita masing-masing, tantangan sekarang kalau kita tidak ada improvisasi tidak ada niat untuk pengembangan mungkin kita akan terlindas oleh perguruan tinggi. Ujar Dr Zamzami.
Sementara itu Prof Dr Mohammad Syaiffudin dalam pemaparanya memberikan apresiasi kepada Unilakyang telah memulai pelaksanaan kurikulum OBE. Ini adalah perencanaan yang baik. Sebagaiman kebijakan Dikti bahwa kurikulum OBE wajin untuk diterapkan di lingkup perguruan tinggi.
"Di UMM penerapan kurikulim OBE merupakan salah satu upaya untuk memperbaiki kualitas pendidikan dan meningkatkan relevansi kurikulum dengan kebutuhan masyarakat," ujar Prof Syaiffudin