Perkuat Pemahaman Budaya dan Kebangsaan, Pemelajar BIPA Unilak Ikuti Bimtek Wawasan Keindonesiaan
PEKANBARU — Dalam upaya
memperdalam pemahaman kebudayaan serta nilai-nilai kebangsaan bagi mahasiswa
asing, Balai Bahasa Universitas Lancang Kuning (Unilak) mengikutsertakan
pemelajar BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) dalam agenda Bimbingan
Teknis (Bimtek) Wawasan Keindonesiaan bagi Pemelajar BIPA se-Provinsi Riau.
Kegiatan ini berlangsung di Pekanbaru pada Selasa (18/8/2026).
Agenda bimtek ini dirancang untuk memberikan pembekalan
komprehensif mengenai sejarah, budaya, kearifan lokal, serta nilai-nilai dasar
keindonesiaan kepada para mahasiswa asing yang sedang menempuh studi di
berbagai perguruan tinggi di Riau.
Kepala Balai Bahasa Unilak, Dr. M. Fadhly Farhy Abbas,
M.Pd., hadir mendampingi langsung para mahasiswa asing Unilak bersama salah
satu pengajar BIPA Unilak, Tatum Derin, S.Pd., M.Phil. Dr. Fadhly
menyampaikan pentingnya pembekalan wawasan keindonesiaan ini sebagai pelengkap
dari pembelajaran bahasa di dalam kelas.
“Pembelajaran BIPA tidak hanya sekadar menguasai tata
bahasa atau kosakata, tetapi juga memahami konteks budaya dan nilai kebangsaan
Indonesia. Melalui bimtek ini, para pemelajar BIPA Unilak diharapkan dapat
lebih mudah beradaptasi, memahami masyarakat lokal, serta menjadi duta yang
mengenalkan keharmonisan Indonesia saat kembali ke negara asal mereka,” ujar
Dr. Fadhly.
Selama kegiatan, para pemelajar BIPA bersama jajaran tim
pengajar antusias mengikuti paparan materi dari para narasumber, diskusi
interaktif, hingga pemutaran tayangan edukatif mengenai keberagaman budaya
Nusantara dan kearifan lokal Riau. Mahasiswa asing Unilak yang mengenakan
almamater kuning tampak aktif berinteraksi serta bertukar pengalaman dengan
sesama pemelajar asing dari kampus lain.
Dengan diselenggarakannya Bimtek Wawasan Keindonesiaan ini, Balai Bahasa Unilak berkomitmen untuk terus mendukung program internasionalisasi kampus yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga inklusif dan berwawasan budaya.